MIMS Education

Bersama Lebih Baik: Menggunakan Terapi Kombinasi dalam Menurunkan LDL-C Secara Intensif Pada Dislipidemia

Bersama Lebih Baik: Menggunakan Terapi Kombinasi dalam Menurunkan LDL-C Secara Intensif Pada Dislipidemia

CardiologyFamily MedicineGeneral PracticeInternal Medicine
A badge with ribbon in color black 2 SKP | An analog clock in color black 30 Minutes | A black calendar with white triangle in center that has a black exclamation point in the middle 14 Feb 2025 

Ringkasan

Mengenai Modul Ini

Berbagai pedoman mengenai tata laksana dislipidemia baik secara global maupun di Indonesia mengakui adanya hubungan antara kadar low-density cholesterol (LDL-C), total durasi paparan lipoprotein, dan besarnya beban total plak aterosklerotik pasien. Mengingat hal ini, terdapat kebutuhan bagi pasien dengan risiko penyakit kardiovaskular yang sangat tinggi untuk menurunkan kadar kolesterol LDL darah sedini mungkin hingga serendah mungkin.

Sejalan dengan tuntutan target penurunan lipid, pedoman praktis EAS 2021 menyerukan penggunaan obat kombinasi sejak awal pada pasien berisiko sangat tinggi dengan kadar LDL-C tinggi yang kemungkinan tidak akan mencapai target terapi hanya dengan terapi statin saja.

Terapi kombinasi statin-ezetimibe menyatukan secara sinergis efek penurunan lipid yang mendalam dari masing-masing obat, mengatasi keterbatasan dalam mencapai target bila dikonsumsi terpisah, dan memitigasi potensi efek samping bila dikonsumsi sendiri dalam dosis tinggi.

Modul ini meninjau pedoman terkini mengenai pengobatan dislipidemia pada pasien risiko kardiovaskular tinggi. Selain itu, peran statin dan ezetimibe dalam algoritma pengobatan menjadi topik bahasan utama dan bagaimana dokter dapat memaksimalkan penggunaan obat-obatan ini untuk mencapai tujuan pengobatan.

Hasil Pembelajaran

Setelah menyelesaikan modul ini, peserta diharapkan mampu:

  • Memahami peran kadar LDL-C dalam perkembangan penyakit kardiovaskular aterosklerotik (ASCVD)
  • Mengetahui penatalaksanaan dislipidemia selain terapi statin

Kerangka Bahasan:

  • Peran LDL-C pada ASCVD
  • Kategori risiko kardiovaskular dan target LDL-C
  • Terapi penurun lipid – statin, ezetimibe, inhibitor PCSK9
  • Keterbatasan monoterapi statin
    • Keterbatasan statin
    • Terapi kombinasi Statin + Ezetimibe
    • PCSK9 Inhibitor
  • Terapi kombinasi
  • Penatalaksanaan dislipidemia
    • Algoritma target terapi penurunan LDL-C dirangkum dari pedoman ESC/EAS 2019 dan Panduan Tata Laksana Dislipidemia PERKI 2022
    • Algoritma target terapi penurunan LDL-C, dirangkum dari Pedoman Praktis EAS 2021 untuk Terapi Modifikasi Lipid Kombinasi

Narasumber:

dr. Sunanto Ng, Sp.JP(K), M.Sc, Ph.D
Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Konsultan Kardiologi Intervensi
1. Assistant Professor, Dosen, dan Academic Advisor Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan
2. POKJA Atherosclerosis, Thrombosis, Lipidology and Regenerative Therapy Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI)

Tersedia 2 SKP IDI

  • Nilai kuis minimum 70%
  • Sertifikat dapat diunduh setelah berhasil menyelesaikan kuis.

 

Terakreditasi oleh:


Modul ini merupakan modul independent MIMS yang didukung oleh:

Something went wrong.